Underplayed Gems
The whole movie catalogue

Films and series, searchable by what they are

← Back to the shop

Room 207 (2014)

Room 207 poster
Original title
Kamar 207
Directed by
Nayato Fio Nuala, Chiska Doppert
Genre
horror film
Country
Indonesia
Runtime
1h 30m
Elsewhere
IMDb

How it feels

Four friends who are into gothic and mystical things help with an exorcism. They run a blog about their supernatural experiences and later encounter strange events at a hotel.

creepysupernaturalteendarkeeriemoodymysteriousspooky

What happens

Kamar 207 adalah film horor Indonesia yang dirilis pada 24 Juli 2014. Empat sahabat, Echa (Adzana Bing Slamet), Chacha (Valerie Thomas), Revan (Maxime Bouttier) dan Rangga (Armando Jordy) adalah sama-sama penyuka segala hal yang gothic dan mistis. Cerita diawali dengan mereka yang membantu proses eksorcismus seorang anak kecil yang kerasukan. Mereka pulang dengan hati senang karena sukses. Lalu, memposting hasil kerjanya ke blog mereka yang diberi nama blog jampi-jampi. Echa dan Chacha adalah kakak beradik gadis cantik yang percaya segala hal gothic. Dia hobi bawa kartu tarot ke mana-mana. Dia juga suka berdandan ala gothic. Rangga si pintar yang apatis dengan segala hal yang menyeramkan, dia sangat tidak percaya setan itu ada. Dia ikutan geng ini, untuk melihat dengan mata kepala sendiri, apakah setan beneran ada atau tidak. Revan adalah si pendiam yang punya six sense, dia bisa melihat masa lalu, bahkan dia mengaku bisa melihat kehidupan masa lalu dan sangat percaya kalau kehidupannya yang sekarang adalah reinkarnasi dari masa lalu yang urusannya belum selesai. Di tempat lain, sebuah hotel bernama Mary's Inn, Pak Rabu (Epy Kusnandar) manajer hotel tersebut sudah yakin ingin mengundurkan diri, dia bahkan tak ingin kembali ke hotel itu. Shasi, pemilik hotel yang mewarisi dari ayahnya yang belum lama meninggal, terpaksa mengurus hotel tersebut sendirian. Masalahnya, sejak ayah Shasi meninggal dunia, penunggu hotel yang bernama Mary sering menunjukan penampakan dan menakut-nakuti seisi hotel, hingga hotel tersebut tidak laku. Shasi kini tinggal sendirian. Hal pertama yang dilakukan SHASI adalah memanggil pengusir setan. Akhirnya, Shasi menemukan blog Jampi-jampi, dan memanggil Chacha, Revan dan Rangga. Mary's Inn ternyata menyimpan satu kamar yang sangat angker yaitu kamar 207. Di mana sering terdengar suara perempuan menangis dan Benda-benda di situ bisa bergerak sendiri. Arwah yang ada di hotel itu adalah arwah pengantin yang bunuh diri bernama Mary. Mary dulunya warga keturunan Belanda yang melawan kehendak orangtuanya dengan mencintai orang pribumi. Pada saat hari pernikahannya, pengantinnya tidak datang. Mary pun bunuh diri dengan menggunakan baju pengantin. Sejak itu, Mary lebih banyak menakut-nakutin laki-laki di hotel itu dan merasuki orang sehingga membuatnya menyakiti diri sendiri. Terutama, mereka yang masih belum menikah. Ruangan yang cukup besar itu memunculkan teror sedikit demi sedikit. Hingga ketika mereka berniat untuk pergi dari situ, dan masuk ke ruangan lain, selalu kembali ke ruang itu lagi dan lagi. Di antara mereka pula, tidak bisa melihat satu sama lain, dan adakalanya mereka melihat temannya dobel. Hingga akhirnya SHASI di rasuki oleh mary dan berlaku sama ingin bunuh diri seperti Mary lakukan dulu. Dibantu Chacha, Revan dan RANGGA akhirnya arwah Mary berhasil dikeluarkan dari tubuh Shasi.Kamar 207, diakses pada 12 Juli 2014. (from Wikipedia, CC BY-SA)

Trailer

More like this

This page is from Underplayed Gems. Not quite it? Tell the Catbot what you feel like watching and it picks from the whole catalogue, or browse by genre, country and year.

Lists: Korean thrillers worth the evening · Anime films beyond Studio Ghibli · Slow films for a rainy night · Horror that unsettles instead of startling · Series you can finish in a weekend · Nordic crime worth the subtitles · Good films that end in under 90 minutes · Documentaries that play like thrillers

Loading movies…

What should I watch?