Underplayed Gems

Kacaunya Dunia Persilatan (2015)

Kacaunya Dunia Persilatan poster
Directed by
Hilman Mutasi
Genre
comedy, action, adventure
Country
Indonesia
Runtime
1h 38m
Elsewhere
IMDb
The 3D catalogue: film cases on wooden shelves, with the cat sitting at the counter next to its greeting.

The catalogue in 3D

The film shelves have a room of their own that you can walk around in. The cat behind the counter is the AI Catbot, and they pick real films from the same catalogue when you tell them what you feel like watching. Nothing is for sale, here or in there. Go in from here and this film is already out on the counter, with more like it waiting on the shelf next to it.

More films like this

How it feels

This is an Indonesian comedy film from 2015. The story involves a sacred sword going missing from a martial arts school. Several silly martial artists from different groups investigate the crime and end up fighting each other.

funnylightheartedgoofysillytraditionalchaoticcampy

What happens

Kacaunya Dunia Persilatan adalah film komedi Indonesia yang dirilis pada 22 Januari 2015. Dunia persilatan dihebohkan dengan hilangnya sebuah Pedang Pusaka Dewa yang selama ini tersimpan aman di Perguruan Silat Kera Emas. Pedang Pusaka Dewa adalah lambang kedamaian dunia persilatan, bila jatuh ke tangan yang tak bertanggung jawab, maka kacaulah dunia persilatan. Maha Guru Perguruan Silat Kera Emas, Beruk Sepuh memerintahkan murid-muridnya untuk segera mencari ke mana pun sampai ketemu. Beruk Sepuh pun meminta bantuan teman-teman pendekar dari golongan putih, seperti Si Buta dari Gua Buat Elu, Broma Membara, Mantiloh dan Wira Sobling. Investigasi hilangnya Pedang Pusaka pun dimulai dengan metode CSI (Crime Scene Investigation) tetapi manual dan tradisional. Gayanya hampir mirip dengan Sherlock Holmes, meski banyak salahnya Lewat hasil investigasi, olah TKP, kronologi dan statusisasi, Golongan Putih akhirnya mencurigai, Golongan Hitam yang berada di balik kasus ini. Mereka adalah Panci Tengkorak, Datuk Berdahak, Siluman Antik dan Pendekar Mabuk Asmara. Masing-masing Pendekar berbeda Golongan itu kemudian saling adu kekuatan. Pertarungan antara Para Pendekar pun tak terelakkan, jurus-jurus sakti pun dikeluarkan. Pertarungan pun silih berganti, Panci Tengkorak melawan Mantiloh, jurus-jurus yang dipakai antara lain Selendang Berbisa, bisa dipakai ke kondangan, Bisa dipakai ikat kepala (terserah yang menggunakan). Dan masih banyak lagi jurus-jurus aneh, unik dan absurd yang muncul di kekacauan dunia persilatan ini. Pertarungan antara Golongan Putih melawan Golongan Hitam pun dimenangkan oleh Golongan Putih, tetapi Pedang Pusaka Dewa tetap tidak ditemukan. (from Wikipedia, CC BY-SA)

More like this

This page is from Underplayed Gems. Not quite it? You can browse by genre, country and year, or take this one into the 3D catalogue and ask the Catbot for something closer.