Underplayed Gems

The Song of Grassroots (2020)

The Song of Grassroots poster
Original title
Nyanyian Akar Rumput
Directed by
Yuda Kurniawan
Genre
documentary film
Country
Indonesia
Runtime
1h 47m
Rated
17+
Rating
8.5 of 10 from 1 voters
Elsewhere
IMDb
The 3D catalogue: film cases on wooden shelves, with the cat sitting at the counter next to its greeting.

The catalogue in 3D

The film shelves have a room of their own that you can walk around in. The cat behind the counter is the AI Catbot, and they pick real films from the same catalogue when you tell them what you feel like watching. Nothing is for sale, here or in there. Go in from here and this film is already out on the counter, with more like it waiting on the shelf next to it.

More films like thisWatch the trailer

or watch the trailer on YouTube

How it feels

A documentary about a young man named Fajar Merah who uses music to bring his father's poetry back to life. His father was a poet and activist who disappeared in 1998. The film follows Fajar as he records an album with his family and band during Indonesia's 2014 presidential election.

poignanthopefulreflectivepersonalquietly intensegroundedmusicalnostalgic

What happens

Nyanyian Akar Rumput (Bahasa Inggris: The Song of Grassroots) adalah sebuah film dokumenter Indonesia tahun 2018 yang meraih Piala Citra untuk kategori Film Dokumenter Panjang Terbaik pada Festival Film Indonesia 2018. Disutradarai oleh Yuda Kurniawan dan diproduksi oleh Rekam Films film ini telah dirilis serentak di bioskop pada 16 Januari 2020. Nyanyian Akar Rumput ditayangkan perdana dan berkompetisi di Busan International Film Festival 2018 dan mendapatkan sambutan yang sangat positif dari para kritikus dan jurnalis. Film ini disutradarai, diproduseri, ditulis dan disunting oleh Yuda Kurniawan. Berkisah tentang Fajar Merah (21 Tahun) putra Wiji Thukul - seorang sastrawan dan aktivis HAM yang “dihilangkan” pada tahun 1998 oleh Rezim Presiden Soeharto. Bersama band Merah Bercerita yang dibentuknya sejak tahun 2010 dan didukung oleh keluarganya, ia mencoba menghidupkan kembali puisi-puisi Ayahnya, membalutnya ke dalam alunan nada dan merekamnya dalam sebuah album. Ditengah dinamika Pemilihan Presiden 2014, setelah 16 tahun tragedi 98 berlalu. Timbul harapan baru bagi Fajar Merah dan keluarganya kepada calon Presiden Joko Widodo untuk dapat menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM, menemukan Wiji Thukul dan korban penghilangan paksa lainnya. Film Nyanyian Akar Rumput telah diputar dilebih dari 25 festival film di berbagai negara. (from Wikipedia, CC BY-SA)

More like this

This page is from Underplayed Gems. Not quite it? You can browse by genre, country and year, or take this one into the 3D catalogue and ask the Catbot for something closer.